SMUpdate

Senator Australia Bertemu Ketua Wantimpres Bahas Montara

Foto: suaramerdeka.com / dok

Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Senator Rachel Siewert dari Partai Hijau Australia bertemu dengan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Sri Adiningsih di Jakarta, Senin, untuk membahas pencemaran Laut Timor akibat meledaknya kilang Montara delapan tahun lalu pada 21 Agustus 2009.

“Kami baru saja mendampingi Senator Rachel Siewert didampingi suaminya Chris, Prof.Ir.Mukhtasor,Frans Padak Demon,Jesaja Salean, Jane Hammond produser film documenter “A Crude Injustice” dan Lucy French membahas berbagai hal terkait pencemaran Laut Timor dengan Ketua Wantimpres,” kata Ketua Peduli Timor Barat Ferdi Tanoni kepada pers di Jakarta, Senin.

Dalam pertemuan itu, kata penulis buku Skandal Laut Timor,Sebuah Barter Politik Ekonomi Canberra-Jakarta ini, dibahas soal apresiasi atas sikap Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan terhadap pemerintah Australia untuk turut bertanggung jawab dalam kasus Montara.

“Sikap ini oleh Senator Rachel Siewert sangat tepat karena Australia selain sebagai regulator juga bertanggung jawab atas penyemprotan bubuk kimia beracun dispersan jenis Corexit 9500 dan 9572 A dalam jumlah sangat besar di atas permukaan Laut Timor untuk menenggelamkan tumpahan minyak Montara ke dalam dasar Laut Timor,” katanya.

Reaksi dari dispersan jenis Corexit 9500 dan 9572 A itu, tambahnya, dalam tempo 24 jam setelah penyemprotan dilakukan, seketika juga membunuh ikan-ikan besar dan kecil yang ada di Laut Timor pada saat itu.*

“Tanggung jawab itu harus ditindaklanjuti dengan langkah-langkah nyata dan mencari solusi bersama karena berdampak sangat berbahaya terhadap ekosistem, biota laut dan kesehatan manusia,” kata Tanoni mengutip Senator Rachel Siewert dalam pertemuan dengan Ketua Watimpres Sri Adiningsih tersebut.

(Andika Primasiwi / CN26 / SM Network)

Berita Terkait

Back to Top
Sedang memproses... Mohon tunggu...
Loading...
Load time: 0.0741 second..